Sabtu, 21 Januari 2012

ILMU LINGKUNGAN TERNAK


POLUSI/PENCEMARAN
Adalah penambahan segala macam substansi ke lingkungan yang berakibat mengganggu atau merugikan manusia atau makhluk hidup lainnya.

Pencemaran/polusi di sebabkan oleh  bahan pencemar yang disebut polutan

Suatu zat dapat menjadi polutan jika:
Kadarnya melebihi batas normal
Berada di tempat yang tidak semestinya
Berada pada waktu yang tidak tepat

-Polutan dapat disebabkan oleh:
Kegiatan Manusia
misal: penggunaan pestisida yang berlebihan, limbah industri dan pengrusakan alam


2. Kegiatan alam
Misal: gunung meletus, gempa bumi dan   gas beracun.

Berdasarkan tempatnya, polusi dibedakan menjadi 4 golongan, yaitu:
PENCEMARAN AIR
PENCEMARAN UDARA
PENCEMARAN TANAH
PENCEMARAN SUARA

1. PENCEMARAN AIR
a. Definisi polusi

Adalah masuknya makhluk hidup, zat, energi dan komponen lain ke dalam air.
Atau
   berubahnya tatanan air oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas air turun ke tingkat tertentu, yang menyebabkan air menjadi kurang atau tidak berguna lagi.               

Penurunan kualitas air dapat dilihat melalui 3 indikator yaitu:

Fisik
dapat dilihat dari warna, rasa dan bau.  Air yang tidak tercemar tidak memiliki rasa, berwarna jenih dan tidak berbau

2. Kimia
Dapat diukur dengan:

Kadar DO (dissolved oxygen) :
-Yaitu kadar oksigen yang terlarut dalam air.
-Kadar DO alami dalam air berkisar 5-7 ppm
-Semakin rendah kadar DO, semakin buruk kondisi air tersebut untuk kehidupan



b. Kadar BOD (Biochemical oxygen
    Demand)
-Yaitu banyaknya oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk mengoksidasi bahan organik

-Semakin tinggi kadar BOD dalam air, semakin buruk kondisi air tersebut untuk kehidupan.

Jadi secara kimia,
   air yang tidak tercemar tidak mengandung logam-logam berat seperti kadmium dan air raksa yang berasal dari industri pertambangan.

3. Biologi
   Kualitas air yang tidak tercemar tidak mengandung mikroorganisme patogen, seperti:

Salmonella typhosa: Tifus
Vibrio cholerae : Kolera
Shigella dysenteriae : disentri.

b. Sumber Polusi air
Limbah rumah tangga
Limbah pabrik dan industri
Limbah lalu lintas

4. Limbah pertanian, berupa sisa, tumpahan ataupun penyemprotan yang berlebihan dari pestisida dan herbisida
5. Penggunaan bahan-bahan beracun untuk penangkapan ikan, misal tuba dan potas
6. Kegiatan penebangan hutan yang menyebabkan tanah gundul dan bahaya longsor
Akibat Pencemaran Air
Membahayakan kesehatan dan makhluk hidup lainnya.

Akibat yang ditimbulkan oleh polusi:
Polusi secara fisik
Polusi secara Kimia
Poluisi secara biologi.
2. POLUSI UDARA
Udara merupakan campuran berbagai macam gas, uap air dan debu.
I. Sumber pencemaran/polusi udara
A. Berasal dari alam: aktifitas gunung berapi mengeluarkan gas H2S dan SO
B. Berasal dari kegiatan Manusia: Kendaraan bermotor, industri, pembakaran sampah dan bahan bakar rumah tangga

Contoh gas pencemar:
Dioksin
-Nama sekelompok senyawa kimia organik yang mengandung klor
-Pembentukannya terjadi pada pembakaran atau kebakaran bahan yang mengandung klor
-Sumber dioksin di udara berasal dari pembakaran bensin oleh kendaraan bermotor

Dioksin bersifat akumulatif, sehingga jika kita memakan makanan yang mengandung dioksin maka dioksin tersebut akan berpindah ke dalam tubuh kita.
Dioksin bersifat karsinogenik yaitu substansi yang dapat menyebabkan kanker, perubahan sistem hormon, pertumbuhan yang abnormal,menggangu pertumbuhan janin, menurunkan kapasitas reproduksi dan menghambat sistem kekebalan tubuh.

2. Ozon (O3)
-Adalah zat pencemar yang berasal dari proses fotokimia hidrokarbon, oksida nitrogen dan CO serta Oksigen.
-Terbentuk dari berbagai zat, misal CO yang dihasilkan dari pembakaran BBM, disebut ozon troposferik yang dapat merusak jaringan tumbuhan, menghambat fotosintesis dan meningkatkan kepekaan tumbuhan terhadap zat pencemar lainnya, penyakit dan kekeringan.

-Pada manusia ozon tersebut menyebabkan kerusakan pada paru-paru dan jaringan saluran pernapasan seperti asma dan bronkitis.

-Di jagat raya terdapat lapisan ozon yang disebut ozon stratosferik yang berfungsi melindungi manusia dan makhluk hidup lainnya dari sinar ultraviolet.


3. Logam Berat
Misal
Cd (Kadmium), berasal dari pembakaran sampah, batubara dan minyak bumi. Dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal, paru-paru dan rapuh tulang
Pb (timbal), berasal dari kendaraan bermotor dan minyak bumi. Dapat menyebabkan kerusakan otak, tekanan darah tinggi dan pertumbuhan tidak normal

c. Mn (Mangan), berasal dari pabrik baja, pembangkit tenaga listrik.  Dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit parkinson

d. Hg (air raksa), berasal dari pembakaran batu bara. Dapat menimbulkan getaran pada tubuh dan gangguan perilaku.

4. Asap
-Asap rokok mengandung dioksin yang mengandung zat racun berbahaya. Perokok aktif maupun pasif kena dampaknya.

-Asap yang berasal dari lampu minyak tanah dan asap dapur. Sekitar 21% penduduk indonesia masih menggunakan lampu dari minyak tanah untuk penerangan dan sekitar 60% masih menggunakan bahan bakar seperti kayu, residu pertanian dan arang.

Asap kebakaran hutan merupakan sumber pencemaran yang penting, selain mengganggu aktivitas lalu lintas juga menggangu kesehatan manusia.

II. Akibat Pencemaran Udara
Pemanasan Global
-Peristiwa naiknya suhu permukaan bumi akibat terjadi efek rumah kaca.


Efek rumah kaca terjadi ketika energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi dan dilepas kembali sebagai energi inframerah tidak dapat menembus keluar angkasa karena terhambat oleh berbagai macam gas yang ada di atmosfer. 

Keadaan tersebut dapat meningkatkan suhu bumi

Efek rumah kaca akan menaikkan suhu energi yang terkandung dalam atmosfer.
Kenaikan Kandungan energi  tersebut mendorong terjadinya perubahan iklim. 
Kenaikan suhu atmosfer akan menaikkan suhu permukaan air laut
Karena suhu naik, sehingga permukaan es yang ada di kutub akan mencair dan menaikkan permukaan air laut


Kenaikan permukaan air laut akan mempertinggi abrasi pantai, merusak pemukiman, tambak,daerah pertanian, jalan dan  bangunan di tepi pantai
Berbagai gas yang dapat menimbulkan efek rumah kaca
1. CO2 (karbondioksida), berasal dari bahan bakarfosil, pembakaran hutan dan perusakan tanah. Kontribusi pada panas bumi sekitar 54%

-  CFC (Klorofluorokarbon), berasal dari kulkas, AC, aerosol, bahan pelarut.Kontribusi panas bumi 21%
CH4 (metana), berasal dari peternakan, biomassa sawah, kobocoran gas, pertambangan. Kontribusi panas bumi: 12%
NO2 (Nitrogen Oksida), bersal dari bahan bakar fosil, pengelolaan tanah dan pembakaran hutan. Kontribusinya 6%

Ozon dan gas turunannya: proses kimia foto, mobil, pembangkit tenaga listrik. Kontribusi 8%
El Nino: Kekeringan luar biasa
La nina : Curah hujan meningkat sehingga banjir dan tanah longsor
2. Hujan asam
Terjadi karena penyebaran-gas-gas polutan (sulfur dioksida, nitrogen dioksida, hidrogen dioksida dll) yang bercampur dengan oksigen dan uap air menghasilkan larutan asam yang kemudian mengendap dalam air hujan
Hujan asam dapat memusnahkan organisme di hutan

3. Penipisan Lapisan Ozon
-Pemakaian CFC dapat merusak lapisan ozon.
-Lapisan gas ozon di Stratosfer yang terkena CFC akan berlubang
-Lubang besar lapisan ozon tersebut dikenal sebagai The Black Hole
-Kerusakan lapisan ozon dapat meningkatkan radiasi sinar ultraviolet ke bumi, sehingga dapat menyebabkan penyakit kanker, katarak dan penurunan kekebalan tubuh.


3. POLUSI TANAH
Polutan yang dapat mencemari tanah sama jenisnya dengan polutan yang mencemari air yaitu
limbah rumah tangga,
 Industri,
kegiatan pertanian dan
penebangan hutan.
Sumber Polusi Tanah
Limbah / sampah organik: sampah yang berupa sisa makhluk hidup (dedaunan dan hewan), kertas dan kulit. Sampah tersebut dapat diuraikan oleh jasad renik menjadi Humus
Sampah anorganik: plastik, kaleng, kaca dan besi

3. Kegiatan Pertambangan
4. Logam berat

Akibat Pencemaran/Polusi Tanah:

1. Menurunnya  Kesuburan tanah
2. Terjadinya erosi tanah


4. POLUSI SUARA
ADALAH suara-suara yang melebihi ukuran suara normal yang didengar manusia
Kemampuan manusia untuk mendengarkan suatu suara mempunyai ukuran tertentu
Ukuran kuat lemahnya bunyi/suara disebut desibel (dB)

Suara normal yang tidak menimbulkan gangguan negatif berkisar antara 0-60 dB, misal percakapan normal: 40 dB

Sumber pencemaran suara:
a. suara mesin pabrik
b. Kendaraan bermotor
c. Musik keras

Suara kendaraan bermotor: 60-110 dB, yang dapat mengakibatkan meningkatnya pernapasan dan tekanan darah

Suara pesawat terbang:   > 100 dB yang dapat mengakibatkan gangguan hormon dan saraf.
USAHA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN POLUSI LINGKUNGAN
Pendidikan lingkungan dan menumbuhkan etika lingkungan
-Etika lingkungan adalah kebijakan moral manusia dengan lingkungan yang mengatur agar lingkungan tetap seimbang guna memenuhi dan meningkatkan kesejahteraan manusia



-Pendidikan lingkungan harus menumbuhkan sikap menghargai komponen bumi.
-Pendidikan tsb dengan memperkenalkan metode:
Daur ulang (recycling)
b. Penggunaan kembali (reuse)
c. Pembuatan kolam pengelolaan limbah




2. Penegakan Hukum dan Undang-undang.
-Penetapan Undang-undang nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup
-UU tersebut dibuat untuk:
mencegah kerusakan lingkungan
meningkatkan kuaitas hidup
Menindak pelanggar yang menyebabkan kerusakan lingkungan

AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan): kajian mengenai dampak suatu kegiatan terhadap lingkungan sekitar

AMDAL dijadikan bahan pertimbangan apakah kegiatan yang akan diusulkan baik atau tidak bagi lingkungan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar